Langsung ke konten utama

Postingan

Buku Antologi "Berjuang": 41 Kisah, 1 Komunitas, 6 Keadaan

Kisah seseorang yang berjuang, kemudian mendapatkan hikmah bahkan keajaiban dalam hidupnya. Kisah yang juga bisa membuat pembaca lebih bersyukur. Karena ternyata, setiap kisah perjuangan itu ada yang lebih berat ujian hidupnya daripada kita sendiri. Sampai manakah kita memaknai perjuangan dalam hidup?
Postingan terbaru

Nostalgiaku dengan Mesin Absensi Karyawan

Kepikiran tentang berbisnis, bisa menggaji karyawan sendiri, punya perusahaan, sistem rekrutmen, dan eh, satu lagi, absensi karyawan?
Pernah terpikir, sebenarnya bagaimana sih cara kerja sebuah sistem manajemen pekerja di sebuah perusahaan? Bahkan, sebelum kenal magang di sebuah perusahaan, saya pernah melihat mesin absensi yang pakai kartu itu lho. Mesin itu bisa aktif jika ada input kartu yang berisi absensi karyawan. Jika karyawan datang tepat waktu, maka mesin itu merekam aktivitas “masuk kerja”. Jika sudah waktunya pulang, tentu saja mesin itu juga merekamnya.
Itu 10 tahun lalu, ketika saya bertandang mampir ke kantor ayah dan ibu. Mesin itu sepertinya ajaib.
Sampailah ketika saya magang tahun 2018 lalu, saya bertemu mesin absensi karyawan itu lagi. Bedanya, mesin ini baru berfungsi jika ada sentuhan ibu jari. Namanya, mesin fingerprint. Agak geli sih bersentuhan dengan benda yang langsung kena kulit. Terbayang kan berapa banyak bakteri yang hinggap di sensor layar sentuh itu.
Apa…

Kisah tentang Maju Jaya

Januari dan Februari, bulan yang identik dengan musim hujan.
Dua bulan tersebut menjadi harapan dan doa. Menjelang Tahun Baru Imlek, doa dan harapan makin kencang. Hujan turun makin deras. Di bulan inilah, para arwah jahat diusir dan dikurung. 
Jika hujan sebagai rezeki, maka petasan yang bising saat itulah untuk mengusir para arwah itu. 
Di luar sana, ada pula yang ikut keciptratan rezeki di tahun baru. Jika penanggalan Masehi ditandai dengan Tahun Baru 2019, maka penanggalan lunar ditandai dengan Tahun Baru Imlek 2570 Kongzili. Dua bulan di awal tahun menjadi kunci menjalani 10 bulan ke depan. Masih lama, tapi doa dan harapan itu berisikan bagaimana cara bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi dan situasi di sekitar kita.
Ada rezeki awal tahun yang menambah rasa syukur.  Ada rezeki di tahun baru yang membuat diri tersadar.  Ada rezeki di awal tahun yang baru berupa teguran dari bumi berupa tumpukan sampah plastik dan kuota TPA yang hanya 5-10 tahun lagi untuk kita. 
Memang boleh,…

Jalan Bareng

Jalan bareng itu lumrah lho. Entah itu bersama keluarga, saudara, sahabat, rekan kerja.
Tapi tidak jika bersama kekasih atau tunangan. Jadi saja belum, apalagi sah. Bisa-bisa, kenangan jalan bareng hanyalah teror. Lalu, merubuhkan kepercayaan diri yang dulunya pernah independen dan mandiri.
Kebetulan.
Di foto ini, jalan bareng yang terlihat sederhana namun sangat berarti. Kalau diingat-ingat, kapan ya terakhir jalan bareng? Jalan bareng ke kebun binatang, ke objek wisata alam, ke air terjun sambil bawa rantang dan karpet plastik supaya bisa makan bersama.
Ih, asyik deh.
Tapi kapan lagi ya?
Ketika sang buah hati tumbuh berkembang, menjadi dewasa, muncul gengsi-gengsi untuk jalan bareng orang tua. Ketika orang tua sibuk dan sibuk, demi menghidupi biaya dan biaya. Jalan bareng beralih tempat ke pusat perbelanjaan, mal, atau jangan-jangan ke sentra tekstil yang menjual kain-kain pewarna sintetis untuk wisuda, tunangan, dan pernikahan.
Tidak apa lah, toh juga jalan bareng bukan? Intinya sama,…

Jendela Pesawat

Tiba di Ternate itu seperti bernostalgia. Adik saya pernah di lahir kota Gunung Gamalama itu. Dari dalam pesawat, ia sibuk memotret penampakan pulau dengan kamera gawai pintarnya. Mungin saja akan dibagikan ke Instagram stories.

Tapi, ia datang ke kota itu tidaklah tiba-tiba. Butuh persiapan. Apalagi terdapat perbedaan waktu dua jam antara kota Bekasi dan Ternate. Bisa aja ia mengalami jetlag.
Beruntungnya, ia memulai perjalanan dari kota Makassar. Jadi agak menghemat biaya tiket pesawat dibanding terbang langsung ke Ternate. Jarak tempuh lebih singkat meski ada perbedaan waktu satu jam.
Kalau dipikir-pikir, Indonesia itu, indahnya dari ujung ke ujung. Luasnya luar biasa, sehingga butuh transportasi yang dapat menjangkau seluruh wilayah dalam waktu cepat. Salah satunya pesawat.
Kalau cerita tentang pesawat, akhir-akhir ini sedang ramai harga tiket pesawat. Di berita, sejumlah warga di Aceh dan Medan membuat paspor demi terbang ke ibu kota negara. Bahkan jika ingin berlibur ke pulau …

Wahai Pasangan Halal, Ingatkah Masa Romantis Kalian Dulu?

Wahai pasangan halal, masih ingatkah masa-masa romantis kalian dulu?
Bertahun-tahun berjuang menghidupi hidup, kadang terlupa menghibur diri. Masing-masing sibuk dengan urusan, bahkan urusan badan pun terabaikan. Lalu, bagaimana kondisi keromantisan kalian?
Sebenarnya ada beragam cara untuk meluangkan waktu berdua, alias quality time. Momen berdua ini diperlukan untuk kembali mempererat ikatan mesra. Selain itu, bisa juga menyembuhkan amarah di dada akibat masalah-masalah sepele. Misalnya tidak cuci kaki setelah cuci motor yang bisa mengakibatkan cacingan dan lantai kotor lagi padahal sudah dipel.
Sepele bukan? Tidak jarang, masalah kecil begini bisa berujung angkara murka tak berkehabisan. Dendam tak berujung, kemudian mengungkit masa lalu buruk pasangan yang mungkin saja tampak jorok dan kentang.
Kentang banget lo!
Daripada berlama-lama, mengapa tidak saling memaklumi saja?
Ah susah! Dikasih tahu malah ngeyel. Yaudah gih, ini dia tipsnya.
1. Mandi bareng
Bukan suatu hal ekstrim bagi pa…

Setelah Kota Tua, Lalu Kemana?

Setelah keliling motret, lalu kemana?
Pertanyaan itu menggema di telinga, kemana ya? 
Kemana ya? 
Suasana sekitar objek wisata Kota Tua sebenarnya begitu-begitu saja. Pemandangan yang berkesan bagi sebagian orang adalah kawanan burung merpati yang turun untuk makan dedak. Tapi, ke Kota Tua bukan hanya menyaksikan itu saja kan?
Putar otak, putar otak! Pasti ada yang bisa dipotret di sini.

Penyewa sepeda ontel yang gembira riang? Mengapa tidak? Ada rombongan anak SD yang kebut-kebutan mengendarai sepeda. Ada sepasang suami-istri yang ke-gep sadar kamera. Padahal sang suami sedang minum. Saya pun mengangguk sambil senyum, isyarat meminta izin untuk mengabadikan momen bersama mereka.
Ah, ini baru beberapa. Ayo coba lagi!
Benar saja, saya pun keluar dari lapangan Museum Fatahillah yang luas dan megah itu. Kemudian menyusuri jalan gang yang tembus ke zebra cross. Di depan zebra cross, saya melihat ada tukang bakso, Satpol PP, seniman yang tubuhnya dicat perak dan emas. Saya kelliling lagi menuj…

Yuk Nostalgia ke Ternate, Ini Rekomendasi Spot Liburan Akhir Tahun

Juli lalu, jauh-jauh melancong dari barat ke timur, tepatnya kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Kebetulan, kota itu tempat lahir adik saya, jadi sekalian saja berkunjung untuk bernostalgia kala ayah dan ibu merantau dulu.
Perjalanan kami dipandu rekan ayah yang bekerja sebagai supir di kantor cabang sebuah bank di Ternate. Beliau menjemput kami di Bandara Sultan Baabullah Ternate pada pukul 13.00 WITA. Kemudian, mengajak kami makan siang di warung makan terkenal se-kota Ternate yang menghidangkan olahan ikan tuna dan kerapu.
Sebagai turis, awalnya saya berekspektasi. Makan enak, bersih, instagramable, Wi-Fi, sejuk, dan sebagainya. Namun hawa panas semakin menusuk, matahari terlalu terik seolah tembus ke mobil. Pendingin tampaknya tidak begitu ampuh. Sampai di warung makan itu, saya tak melihat ada tanda-tanda. Setidaknya plang nama rumah makan. Begitu sederhana, bersahaja, seperti warung kopi.
Begitu masuk, ya ampun betul, panasnya bukan main! Beruntung, pramusaji sigap mengantarkan …

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan