Nadia K. Putri Skip to main content

Posts

Translate

No Hijab Day?

“Semoga hijab ini adalah yang pertama dan terakhir.”
Intro Empat hari lalu, gemparlah berita mengenai aksi No Hijab Day yang digagas oleh Yasmine Mohammed di Iran. Aksi ini bertujuan untuk melawan aturan-aturan yang memaksa perempuan untuk mengenakan di jilbab. Aksi ini juga viral di Twitter sejak Jumat, 1 Februari lalu dengan tagar #NoHijabDay.  Il y a des militantes comme Yasmine Mohammed (@ConfessionsExMu), institutrice canadienne, et comme Feïza Ben Mohamed (@FeizaBM), journaliste française dénonçant son confrère @ivanrioufol pour des propos prétendument "islamophobes". Une même époque, deux mondes opposés #nohijabdaypic.twitter.com/7b1P6aZNpa — Sébastien JALLAMION (@SJallamion) February 10, 2018

Padahal, tanggal tersebut merupakan peringatan World Hijab Day, yang bertujuan untuk menolak diskriminasi oleh para perempuan berjilbab, serta ajakan untuk mengenakan jilbab. A short message of gratitude from the founder of #WorldHijabDay. #StrongInHijabpic.twitter.com/rskryWJnLf — Wo…

Pelangi dan Biru

Menikmati Momen Hiatus

Hiatus dalam dunia blog itu wajar banget. Selain untuk memberi jeda, tapi bisa mendapat banyak kesempatan untuk melihat dan menemukan banyak hal. Dan, saya mendapatkan itu selama dua minggu.
Movement motion forward (Foto: PublicCo/Pixabay)
1. Kesempatan Ketika mulai mengikuti jadwal ngeblog tiga kali seminggu, rasanya cukup berat. Karena otak dipaksa berpikir gimana caranya tetap kreatif berproses dalam menulis. Kesempatan hiatus digunakan untuk evaluasi diri dan tulisan. 
Caranya? 
Keyboard type (Foto: Life-Of-Pix/Pixabay)
Dengan riset pembaca. Cie. Iya, riset pembaca sama artinya dengan mendengarkan apa yang diinginkan mereka. Tapi, ya, nggak to the point juga sih mintanya. Mungkin, dari nanyain kabar dulu. Curhat-curhat lucu. Lalu minta pendapat tentang tulisan-tulisan yang selama ini bertebaran di beranda media sosial.  Kindle (Foto: Free-Photos/Pixabay)
Untuk diri sendiri, sangat direkomendasikan untuk tetap banyak membaca, membaca hal-hal yang di luar minat, atau mungkin memperdala…

Kartu Kuning untuk Kamu

Netizen. Ada yang masih mahasiswa. Ribut-ribut soal warna makara di jaket almamater yang diagung-agungkan.

Konpers BEM UI (Foto: Ainul Qalbi / kumparan)
Netizen. Ada yang masih mahasiswa. Ribut-ribut soal apapun warna makaranya, yang penting pakai jaket kuning kala konferensi pers atau akmon.

Netizen lagi. Ada yang masih mahasiswa. Ribut-ribut soal bagaimana belajar bijak supaya tidak dipundung berotak cetek.

Netizen lagi. Ada yang masih mahasiswa. Ribut-ribut soal bagaimana semua keributan ini berakhir damai, dewasa, dan tanpa menusuk dari belakang. Karena tidak semua dari kamu yang suka ditusuk. Apalagi digunt(j)ing.

Wahai netizen. Maha benar kau. Maha salah Tuhan. Mau taruh di mana otakmu, sayang? Ayolah, kita ini berusia produktif. Tapi sayangnya, tak semua mau betulan kontributif.

kitabisa.com/donasiasmat
Buat kamu yang bahagia menggunt(j)ing, besok jangan lupa bersih-bersih ya.

dr. Yafet Yanri bersama anak-anak Papua (Foto: Facebook Yafet Yanri Sirupang)
Fuat dan anak Asmat (Foto: Hafi…

Yuk, Meet Yawme!

Resolusi 2018-ku....
“Rajin beribadah!” “Rajin membaca Al-Qur’an. Sehari baca 5 kali.” “Gue pengen bersedekah supaya rezeki gue berkah.” “Sholat tahajud ah, supaya Allah bantuin kehidupan kuliah / kerja gue.” Dan sebagainya.
Masih ingat dengan list resolusi 2018-mu? Insya allah, masih ingat. Eits, tapi adakah yang sudah mencapai target dan tujuannya? Mari kita telisik dulu.
Sungguh wajar kok membuat resolusi di tahun 2018 ini. Anggaplah, itu menjadi rencana terbaik selama setahun ke depan. Akan dibawa kemana diri ini? Ke kiri? Ke kanan? Atau lurus? Itu pilihanmu sendiri. Tapi, resolusi beribadahmu akan semakin klop jika punya jadwal dan target dalam skala harian, mingguan, atau bulanan. Karena, resolusi ibadahmu sebenarnya adalah media pengontrol diri dan alat untuk membuat kebiasaan positif yang bermanfaat.
Awal Ceritaku Dulu, ketika masih tingkat 2 dan 3, saya nggak sengaja ikut pelatihan intensif di sebuah organisasi kerohanian kampus tingkat fakultas. Saat itu, kebetulan ada program ya…