Langsung ke konten utama

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

Ide Gokil dan TV

Hmmm... zaman sekarang, tayangan televisi banyak anehnya! Dan banyak noraknya, kadang memang nggak sesuai sama umur yang nonton. Kebanyakan, penonton televisi sejati itu anak-anak, remaja, dan kadang-kadang ibu-ibu. Apa aja sih yang dilihat? Kok banyak kali penonton seumuran mereka.

Mungkin, tayangan zaman sekarang banyak anehnya. Untuk anak-anak, kartun tapi kayaknya kartun remaja. Sedangkan remaja, sineettrroooonnnnn dan serial FTV. Ada juga sih yang kartun. Kalo ibu-ibu, bisa ditebak. Mungkin acara gosip pagi-siang-sore. Hmm.... Belum tentu juga. Kadang, anak-anak, remaja, dan ibu-ibu pun menonton tayangan yang aneh dan bikin jantung debar-debar. Stres ngeliatnya, capek nunggunya. Itulah tayangan aneh dan bikin berdebar-debar.

Nggak heran, kalo sekarang kita bisa ngeliat tayangan aneh-aneh yang bikin kita debar-debar nggak karuan. Sebut aja Masih dunia lain, yang bikin kita kadang mati ketakutan. Nggak cuma itu, masih ada lagi. Hufffhhh....

Kalo yang bikin kita bener-bener ngakak, cuma dikit. Garingnya sih banyak. Coba nonton Opera Van Java, asli lucu! Tapi, kadang Opera Van Java suka disensor kata-kata setiap pelakonnya. Ada apa? Apa mungkin para pelakon mengucapkan kata-kata kasar ataupun kotor? Ternyata yang lucu pun belum tentu lucu, masih ada garingnya dan adegan kasarnya.

Heheh, dari paragraf pertama itu aja kayaknya nyambung dikit sama paragraf kedua. Ini ide tiba-tiba, kalo nggak segera ditulis, waduh lupa deh!! Lanjut!!

Inilah tayangan televisi versi Indonesia. Belum ada yang cocok sesuai umurnya. Makanya anak kecil tau duluan urusan ini-itunya gosip artis.
Hmmm... Kasian....

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Betul juga sih. Lebih bagus mematikan tayangan televisi yang sekiranya nggak cocok dengan umur kita. Kalo perlu, pindah ke stasiun televisi lain, biar nggak ditonton. Yang lebih bagus, apabila ada anak kecil atau adik kita yang ngekor nonton, segera cabut cok televisi. Maka dia akan menangis. Hihihih.... Lalu, ajaklah adik atau anak kecil ke suatu tempat yang membuat dia lebih kreatif dan senang.

Ide gokil tuuucchh!!!!
Hihihihihi.....

Komentar

  1. kbetulan a sendri jrg nton TV,,klopun nton plg cm acara musik, FTV, film, OVJ,,hehee...

    BalasHapus
  2. aduh, aku jarang nonton tivi hihih.. eh makasih ya udah berkunjung, salam kenal ^_^

    BalasHapus
  3. Hahah... bener juga ya.. tapi, kali ini aku agak jarang nonton tivi.. idenya lumyan juga nih, bisa dipraktekan...

    BalasHapus

Posting Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Jelajah Singkat Jogja 2 Hari

Insekuritas dalam Berkarya

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan