Alone in the crowded Skip to main content

Alone in the crowded

I always feel alone in the crowded
when people only using his feeling,
for himself...

Kau takkan pernah merasa
semua apa yang terjadi pada diriku...
karena aku hanyalah orang biasa...
dan aku memang orang biasa....

Semalaman, aku berdiri ditengah-tengah keramaian rakyat kecil. Mereka beramai-ramai melihat pentas yang berlatar lampu warna-warni. Tapi bukanlah pelangi. Sambil lalu mereka berjoget bersama-sama, dipojok pentas yang duarr--duaaarr-- itu...

Sementara aku hanya mendapatkan job dadakan. Jadi tukang foto!! Hihihi...

Sudah dari tadi siang, Pesta Rakyat Simpedes yang dilaksanakan di Sumenep, tanggal 24 Januari itu sudah membakar kulit dan rambut hitamku. Mataku yang seharusnya menggunakan kacamata minus silindris, malah harus menyipitkan mata, agar lensa mata lebih fokus pada objek yang akan difoto. Banyak sangat orang yang menjadi partisipan, dan rame pula serta norak-norak namun menarik. Norak tapi menarik, keren.. Kostum sebuah SMP di Sumenep, yang memakai baju olahraga, lalu diatas kepalanya masang kepiting warna oren. Hehe, lucu-lucu.. SMP nya kreatif banget.

Kemudian, ada pula partisipan yang hanya memakai pakaian layaknya biar disebut bijaksana. Wah, polos.. Biru dan dengan jilbabnya, mereka tersenyum seakan memaksa. Melawan panasnya matahari dan banyaknya asap motor Vespa kuno... Dan aku hanya antusias nggak maksa memotret mereka.

Sebelum pawai dimulai, sang MC meminta Bpk. (bukan Babi Panggang Karo.. maapp!!!) Pinca BRI Sumenep untuk membuka acara pawai sebelum Bpk Wabup Sumenep. Mula-mula, Bpk. Pinca membuka pawai dengan pidato lebih dahulu, lalu Pak Wabup membukanya langsung pake bendera. Waktu Pak Wabup bicara, aku ikut-ikutan foto Wabup. Kelihatannya, aku emang ikut-ikutan, padahal nggak ada yang menarik dari beliau. (Kan, semua fotografer foto beliau juga, so, I photo him too)

APA KABAR BRI??? LUARRRR BIASA...

Lalu, pawaipun dimulai... Seru juga sih... Udah pakaiannya bagus-bagus, kreatif lagi. Ada juga yang serba hitam-hitam.... Pokoknya keren. Sampe-sampe, Mbak-mbak MC bilang PRS (Pesta Rakyat Simpedes) di Sumenep lebih rame (penonton) ketimbang kota lain... Dua jempol!

Namun, aku tak bisa memikirkan arwahku ada dimana pada malam hari. Seakan-akan, aku seperti burung hantu yang nokturnal. Mencari makanan dimalam hari. Namun aku mencari foto dimalam hari. Setiap objek difoto, pasti pake setelan Night Photo. Kalo nggak, kurang bagus hasilnya.

Acara dangdutan, pasti dipasang. Karena, walaupun dangdutan itu hal umum, namun efeknya luar biasa. Semua orang goyang-goyang, dan ada juga yang rusuh... Sound system juga dipasang tinggi-tinggi, supaya penonton makin banyak. Dan makin rame... Sementara aku, tetap mencari foto, karena aku sudah bilang... Tau kan??

Soal aku yang nokturnal, baru kali ini.. Mas-mas tukang foto dari Madura Channel (kalo ga salah) ngajarin memotret orang yang beratraksi silat. Kebetulan, waktu itu sedang atraksi silat, dan hasil potretan yang ku potret, jelek sangat.... Karena mereka terlalu cepat bergerak.. Beda dengan karate, masih bisa di potret (tapi aku ga bisa dapet potretan mereka. Aku hampir kehimpit orang-orang!)

Dan aku tetap sendiri. Walaupun ada Sempai-sempai yang mau atraksi, tetap saja aku sendiri. Walaupun banyak orang-orang yang hampir memenuhi halaman depan BRI, dan aku hampir bersesakan dengan mereka, tetap saja aku sendiri. Aku memang membiarkan diriku sendiri. Aku ga diapa-apain kok. Aku sengaja masang muka cuek, dan pastinya berani hanya untuk mendapatkan koleksi foto.

Ntah apa yang terjadi.... Aku tetapppp aja sendiri... Coba aja kalo ada yang nemenin.. Adikku udah nemenin, cuma ga bisa kompromi... Atau teman, namun batang hidungnya ga keliatan....

Musik dangdut dimulai... Orang-orang pada bergoyang ga karuan... SI penyanyi, kalo bukan pake baju seksi (hanya bermodalkan baju penyanyi dan celana pendek) bukan dangdut namanya. Rusuh hampir terjadi... Untung saja, ada yang melindungi... (Ssstt... waria pun nongkrong di PRS.. foto saja.. Hihihi)

Dan aku tetap sendiri ditengah keramaian musik duniawi....
Sound system cuek aja... hanya bergema,
memantulkan musiknya yang keras...
gitar listrik dan bass ga peduli lagi...
seakan-akan,
mereka tenggelam dalam senar-senar besi....

Sumenep, dari pulang sekolah sampe jam 23. 10 malam... diceritain jam sekarang

Comments

  1. wah poto2x di aplot donk,,lucu2 tuh kayaknya...

    ditunggu link n follow back-nya non...

    ReplyDelete

Post a Comment

Pos populer

Hak-hak DPR

Setiap manusia punya hak. Termasuk DPR. Cuma, DPR hak-nya bisa dihitung. Nggak kayak kita, hak kita banyak banget. Kalo dicatat, kertas yang ditulis penuh sangat (huhuhu...). Yap, ini dia hak-hak DPR beserta penjelasannya.

1. Hak inisiatif
Hak inisiatif yaitu hak DPR untuk mengajukan usul Rancangan Undang-Undang Dasar (RUU) atau Rancangan Peraturan Daerah (Raperda ) yang biasanya datang dari pemerintah atau presiden.

2. Hak amandemen
Hak amandemen yaitu hak DPR mengadakan atau mengajukan perubahan terhadap usulan RUU atau Raperda. Maksudnya, untuk menambah dan mengurangi RUU atau Raperda atas usulan Pemerintah atas Presiden.

3. Hak budget
Hak budget yaitu hak DPR untuk mengesahkan RAPBN ( Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara) yang diajukan pemerintah yang juga merupakan pelaksana.

4. Hak angket
Hak angket yaitu hak anggota DPR mengadakan penyelidikan mengenai masalah tertentu. Hak atau usulan tersebut harus diajukan minimal 20 orang anggota DPR secara tertulis melalui ketua DPR.

5. Hak…

Menikmati Momen Hiatus

Hiatus dalam dunia blog merupakan suatu hal yang wajar. Selain untuk memberi jeda, tapi juga bisa mendapat banyak kesempatan untuk melihat dan menemukan banyak hal. 
Dan, saya mendapatkan itu selama dua minggu hiatus. Bagaimana dengan Anda?
Movement motion forward (Foto: PublicCo/Pixabay)
1. Kesempatan Ketika mulai mengikuti jadwal ngeblog tiga kali seminggu, rasanya cukup berat. Karena otak dipaksa berpikir gimana caranya tetap kreatif berproses dalam menulis. Kesempatan hiatus digunakan untuk evaluasi diri dan tulisan. 
Caranya? 
Keyboard type (Foto: Life-Of-Pix/Pixabay)
Dengan riset pembaca. Cie. Iya, riset pembaca sama artinya dengan mendengarkan apa yang diinginkan mereka. Tapi, ya, nggak to the point juga sih mintanya. Mungkin, dari nanyain kabar dulu. Curhat-curhat lucu. Lalu minta pendapat tentang tulisan-tulisan yang selama ini bertebaran di beranda media sosial.  Kindle (Foto: Free-Photos/Pixabay)
Untuk diri sendiri, sangat direkomendasikan untuk tetap banyak membaca, membaca h…

My 2018 Resolution, Spoiler: Berjemur di Bawah Sinar Matahari!

Gila, bentar lagi udah mau 2018 aja…  Setahun ini kemana aja man?
Flashback mode-on.
Setahun lalu jika dipandang dari 1 Januari 2018 adalah tahun berjuang demi akademis yang lebih baik. Mempertahankan sebuah standar—yang entahlah dipandang atau tidak di dunia kerja—dan juga harga diri di mata dosen. Walaupun sebenarnya, tahun lalu adalah puncak bahwa “gue pengen kerja dan punya penghasilan sendiri.”
Menghasilkan portofolio di berbagai online platform Segala hal pun dilakukan, mulai dari buka portofolio di Shutterstock, mengembangkan wadah unjuk karya di Behance, dan juga mengembangkan seluruh portofolio yang saya punya di Foap, Eye Em, Instagram. Tak lupa, coba-coba juga di 123rf dan Freepik, meskipun hhh lebih sulit rasanya bisa tembus di wadah itu. Ada pula, buka portofolio lain di Youtube, dan belajar mix lagu ber-genre EDM, khususnya Tropical House ala-ala Kygo, Matoma, dan Kanic.
Lalu, saya mencoba “mengkomersilkan” blog ini dengan Adsense. Rasanya kayak terpaksa membuka privasi sa…

Terima Kasih, Modelku

Seminggu lalu adalah libur panjang yang paling santai dan ramai. Dimulai dari Jumat yang benar-benar panas sampai membasahi seluruh baju saat saya baru sampai di Stasiun Bekasi. Kemudian, berganti sejuk ketika memasuki mobil yang disupiri ibu dan dinavigasi adik.
Jalan raya pusat kota Bekasi selalu ramai ketika akhir pekan tiba. Untungnya hari libur panjang, semua orang berlomba-lomba untuk mengisi waktu santai. Pada akhirnya, berkumpul ria di jalan raya dengan mobil masing-masing. Klakson-klakson bersahutan untuk berebut waktu paling santai di mal. Tak ada yang peduli. Semua menikmati pemandangan itu dengan sudut pandang masing-masing, termasuk penumpang yang ada di mobil ibu.
Sampailah kami di sebuah mal yang dibangun di pinggir Saluran Kalimalang. Di seberangnya ada mal pusat elektronik yang bersebelahan langsung dengan Hotel Aston. Mal yang terletak di sisi kiri jalan ini cukup dekat dengan pintu tol Bekasi Barat. Tak pernah sepi. Padahal jualannya itu-itu saja.
Ibu mencari parkira…

Download lagu Zivilia - Aishiteru

Lirik lagu Zivilia - Aishiteru:

Menunggu sesuatu yang sangat menyebalkan bagiku
Saat ku harus bersabar dan trus bersabar
Menantikan kehadiran dirimu
Entah sampai kapan aku harus menunggu

Sesuatu yang sangat sulit tuk kujalani
Hidup dalam kesendirian cari penggantimu
Saat kau jauh disana

[*]
Walau raga kita terpisah jauh
Namun hati kita selalu dekat
Bila kau rindu pejamkan matamu
Dan rasakan a a a aku

[**]
Kekuatan cinta kita takkan pernah rapuh
Terhapus ruang dan waktu
Percayakan kesetiaan ini
Pada ketulusa a a ai aishiteru

Gelisah sesaat saja tiada kabarmu ku curiga
Entah penantianku takkan sia-sia
Dan berikan satu jawaban pasti
Entah sampai kapan aku harus bertahan

Saat kau jauh disana rasa cemburu
Merasuk kedalam pikiranku melayang
Tak tentu arah tentang dirimu
Apakah sama yang kau rasakan

Back to [*] [**]

Satu sendri pikiran melayang terbang
Perasaan resah gelisah
Jalani kenyataan hidup tanpa gairah
O... u... wo....

Lupakan segala obsesi dan ambisimu
Akhiri semuanya cukup sampai disini
Dan buktikan pengorbanan ci…

ZAP Rawamangun Pindah Lokasi, Tenang, Kliniknya Ada Dimana-mana Kok

Pertama kali kenal ZAP itu ketika adik saya ikut treatment underarm laser setahun lalu. Dia ikut ini pun karena awalnya browsing di Google. Pas ketemu, dia mencoba-coba karena klinik ini terlihat meyakinkan dan bukan proses instan.
Ketika sudah mencoba 2-3 kali treatment, dia cerita ke ibu dan saya kalau treatment di klinik ZAP betul-betul bekerja. Jadi, prosesnya dimulai dari memberikan sinar laser yang ditembak ke daerah underarm. Rasanya cekit-cekit gitu sih, karena sinar laser ini “mencabut dan memotong” sampai ke akar rambut. Setelah dilaser, dibiarkan sampai 1-1,5 bulan untuk melihat perkembangan rambut yang tumbuh. Pertumbuhan rambut tergantung dengan seberapa kuat hormon dalam tubuh masing-masing. Ketika sudah mencapai 1-1,5 bulan, adik saya kembali treatment sampai 8 kali. Kebetulan, dokter kulit di klinik itu memberitahu kalau adik saya hormonnya kuat. Sering keringat, pertumbuhan rambut juga lumayan cepat. Jadi, jumlah treatment mungkin lebih dari 8 kali. Lokasi pertama trea…