Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2010

Deg-degan

Apa yang ku lakukan saat waktu mulai tiba?
kejadian itu akan dimulai
jantungku akan berdebar kuat,
baju sekolahku berkeringat basah
mataku hanya menatap selembaran putih bertuliskan hitam,
berisi soal-soal logaritma, pangkat kuadrat, dan konco-konconya?
kelas terasa panas bagai neraka
angin tak lagi berhembus

Ketika ku menatap daun hijau bunga kembang sepatu
terasa terlalu silau
dan ketika kutolehkan leher ke kanan dan kekiri,
yang lain hanya diam menunduk
kaki-kaki sibuk berisik...
"aku ga tahaaannn!!!"


Itulah ulangan Matematika senin besok. Deg-degan belum belajar.

Duh. Udahlah pelajaran ulangannya Bab 1 tentang Pangkat dan Akar versi kelas X. Moga-moga bisa!
^_^

Nggak pernah putus

Semestinya,
aku harus tau kalau dunia ini dirundung keriput
orang mulai gila dengan baju kurang kain
kuat menindas lemah, lemah menyusahkan kuat
mestinya aku harus tau apa yang terjadi sekarang,

Namun,
kita disibukkan lagi dengan masalah ini.. masalah itu...
seolah masalah sambung-menyambung menjadi satu; tak pernah putus sampai di sini
dan memang nggak pernah putus saat kau buka matamu lebih lebar, kau lapangkan dadamu lebih lapang
menghirup udara segar bercampur dan berusaha berpikir jernih...


"kalau masalah di negeri ini emang nggak ada putusnya!"

Puisi Aku

Neh, ada sedikit krepekan puisi dari buku diary ku.
Gak kelihatan? Bagus, berarti cara ini sangat ampuh untuk membuat mata kamu nempel ke monitor. Hehe.
Yak, ini dia puisinya.
Aku
Aku membaca diriku di depan cermin berbingkai layu, bayanganku adalah aku mataku bersiluet hitam, kantung mataku mencekung seolah... melihat diriku hampir sekarat, menghadapi berbagai masalah dan... tak diurus, merasa merana, sedih dipendam, miriplah aku seperti pesakitan, dan aku ceking, namun, aku masih hidup (dan aku bukanlah yang kau pikirkan...)
Puisi itu diubah sedikit. Jadi, kalo mau lihat lebih dekat dengan cara nempelin mata ke monitor, bedanya pasti jauh. Tapi nggak terlalu melenceng dari judulnya.
Aneh ya? Yang bilang aneh silahkan komentar. Hehehe.

Alone in shine sky

Aku sendiri hanya untukku sendiri,
selalu kutatap langit biru berawan putih,
tanpa kupandang dengan tatapan kosong tak berarti, dan aku berharap, selama aku sendiri, masih ada yang peduli


Saat aku sendiri, aku selalu berpikir,
betapa kejamnya duniawi nan semu yang selalu memanjakan mata selalu membuatku tertipu untuk menutupi kesendirian, serta mencapai impianku, dan bila awan terbelah dua dan berubah merah menggelegar saat pula aku sendirian tak ada yang peduli? apa aku harus menutup kesendirian dengan cara konyol? mati bunuh diri?
Bila aku sendirian, kau selalu menemani, entah siapa kau disana, namun ada yang selalu abstrak didalam hatiku... Dialah yang selalu membantuku... bukan kau, kadang bukan kau pula... aku hanya mengharap setengah dari dunia dari-Nya... tapi aku bukan seorang pengharap penuh yang selalu meronta-ronta pedih saat sendirian, kepadamu...
Sendirian. sendirian. sendirian.... aku memang sendirian sekarang, dan takkan sendirian lagi jika tiba waktunya...

Puisi curhatku pada Indonesia

I
Saat malamku tiba menusuk dingin,
aku tak pernah merasa kau ada
saat siang pun menjelang,
aku selalu tertawa;tenggelam
diantara teman-teman

Dan kini, aku hanya ditemani diriku dan kau saja;kau
yang menjadi benda kesayanganku,
kau yang tak pernah lepas dari hatiku....
namun suatu saat kita akan berpisah,
kawan sejatiku...


II
Aku pulang sekolah menyusuri jalan beraspal
melihat kota Sumenep pinggiran, aku berpikir
aku menghayal bahwa aku akan pergi
but I don't wanna judge it
It just my think

Aku akan berdiri dan tinggal dinegeri penuh keindahan misteri ini..


III
Malam sunyi
berubah berisik saat Ignorance Paramore berbunyi
lalu berubah slow saat We are Broken Paramore berbunyi
namun aku keras, hatiku rindu pada nyanyian merdu,
nyanyian merdu Ramadhan,
dan
kakiku hanya bergoyang, saat nyamuk telah memangsa,
sedang hatiku merana,
karena aku menyesal meninggalkan Ramadhan dinegeriku ini...


IV
Ku tak tau dirimu, kawan
bila dia ada, dia mendekat,
namun bila aku ada, dia menjauh...
entah i…

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan