Langsung ke konten utama

Itukah?

Ku tau malam ini bukanlah malam yang dingin
dengan semilir angin yang berhembus dari kawat kasa berkarat
hanyalah awan gelap yang menyelimuti rumahku dan kampungku,
sekedar penanda bahwa malam ini adalah malam yang makin larut
seiring rotasinya bumi


Ah... aku tak mengerti,
ketika siang, kau berubah menjadi orang besar berbalut rok abu-abu
tingkah ayu, welas asih, tutur sopan bak orang Keraton Solo
pulang sekolah kau bantu orang tua sambil meminta doa agar ilmu dari sekolah berguna
tapi malam makin larut
kau menjadi dan berubah glamor, pesta ala Glee dari Hollywood
berkumpul dengan gadis seumurannya, tak kalah glamor
berbalutan dengan emas-perak-platina bahkan plastik imitasi: warna mengkilat-kilat
jingkrak-jingkrak di bawah lampu kelap-kelip, ruangan antara gelap dan terang
suhu ruangan hangat, membuat mereka betah berjam-jam


Hah... mengapa mereka tak mengerti orang lain diluar mereka?
hancur dan hilanglah ilmu yang ia terima dari sekolah; hanya berlandaskan teori muntahan
disekolah jago berteori
dan, hati mereka diselipi rasa busuk dan kata busuk
"Ah, ngapain sekolah... mending ajojing aja dirumah sob gue"
Itukah?

Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Terowongan Kendal Sudah Berubah, Yuk Naik MRT!

Insekuritas dalam Berkarya

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan