Langsung ke konten utama

Ibu pertiwi 1

Kulepas dari pelukan alam
Wedhus gembhel takkan pernah beristirahat,
getaran seismogenik takkan pernah musnah; bagai energi
dan
pohon menjerit
beristirahat dan berdiri gagah di antara tanah subur

Tuhan.
dimana ibu pertiwi sekarang?
apakah., banyak sangat dosa bangsa ini?
Apa... lama kelamaan awan putih kapas akan berubah menjadi Wedhus gembhel?

Tuhan.,
dimana anak ibu pertiwi sekarang?
dilema oleh ketidakpedulian sekecil plankton
dibuai dalam buaian modernisme.
apa yang membuat matahati, matahati lainnya akan mati.
dalam buaian,
anak ibu pertiwi hilang dan timbul
bepergian tanpa izin rakyatnya, mengulum senyum di negara Eropa...
matahari pun bersinar enggan melepas senyum kepedihan padamu?

Ibu pertiwi
jika ada anakmu yang amat sayang padamu
berilah berkah kehidupan, ridhoi kami yang selalu membela dalam kesusahan
dicaci
dimaki
diremehkan
dipandang bodoh
dikira kurang kerjaan
dikira sok suci
dikira macam-macam, merekalah yang berkata, biarlah..
mohonlah pada Tuhan ibu
berilah kami sedikit nyawa untuk menyatukan hati dan bangsa ini...

Ibu pertiwi
dalam sujud ketika tahajud malam, aku bersimpuh
menangis berair-air hingga sembab
apa dosa kami yang membela rakyat susah ibu?

Komentar

  1. salam sobat
    ibu Pertiwi benar2 menangis, karena musibah bencana d atas bumi negeri ini.
    semoga Allah swt memberikan ampunan kepada umat manusia.

    BalasHapus
  2. hai, sesama blogger sma1 sumenep,please visit my blog :) thank you
    http://donyarisandy.wordpress.com

    BalasHapus

Posting Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Terowongan Kendal Sudah Berubah, Yuk Naik MRT!

Insekuritas dalam Berkarya

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan