Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2011

Bumi ini

Mengertikah kau?
dimana letak nirwana dunia? membutakan mata manusia menzalimi sesama manusia, oleh mereka?
Tahukah kau? bumi kita makin tua jadi, awan terlalu cepat bergerak besi-baja-semen tumbuh-berkembang tanahku pun makin depresi (ke bawah) lintang mata jelata ke barat (orang awam mengikuti arus negatif)
Dan zamrud daun tak lagi hijau ketika mereka diganti dengan sawit
Maukah kau: mengerti?
Ketika agama Allah diinjak-injak sementara mereka bersembunyi, tertawa, menyeringai bagai pengecut dan pecundang merekalah... sampai rupiahmu menjelma bagai senjata dan ketidakadilan membuat saraf bumi makin tegang
--

Puisi ini dibuat untuk memenuhi tugas Jurnalistik SMAN 1 Sumenep dengan perubahan. So, versi aslinya ada di kertas... ^_^
Lamaa tak jumpaa... Akhirnya akuu kembaliii.

Hidupku

Tahukah kau?
aku hidup dari perjalanan antara, duniamu, duniaku
Aku tinggal denganmu mengikuti angin dan arah rerumput zaman menumpangi mobil masa depan-masa lalu berkelana dengannya
Lalu, ku temukan lembaran tipis kehidupan ku lihat arah mentari terbit dari timur, mataku berkata: dari selatan dari barat: terlihat di utara
Musim kering pun tiba, terbangan debu bertebaran diwajahmu
Apabila musim hujan, rerintik air turun bersamaan
Dan,
Malam kau tiba namun kerlipan bintang buatan manusia tetap benderang aku lihat dari bawah benderang seperti kunang-kunang
Bilamana kau padam, hingga gelap pun kau tak tampak

Maaf, ku tak bisa

Maaf ku tak bisa menemukanmu
Ketika kehidupan gelap dan buta
oleh kertas hijau bermata satu
piramida Mesir berwarna hijau senada di kertas

Maaf ku tak bisa terbuka
karena rumput semakin rapat pertumbuhannya
bukan menghijau segar lagi,
menguning tapi bukan kuning segar
keong-keong pun berlarian menyepi

Maaf ku tak bisa berhenti
awan tiada berhenti pula
matahari senantiasa bersinar
malaikat di kanan kirimu selalu hidup
tak nampak,
olehmu
angin selalu ada
cinta tak pernah musnah

Ahh.. aku tak mengerti
kau pun juga

Aku pun menyesal
meninggalkan peraihan itu
kumohon kau kembali
tahun dimana tahun menunggu kehancuran

*Listen with the song of Killing Me Inside - Biarlah

Natural and Edit Photos: Flowers

Inilah foto hasil edit Photoscape v3.5. Tema yang ku ambil hari ini tentang bunga. Ada juga satu foto yang asli (nggak pake edit). Yakni foto puring kuning. Editannya masih sedikit ya! ^_^

Sedangkan foto aslinya banyak. Tapi, khawatir loading blog ini berat karena ukuran fotonya 1024 piksel (kira-kira seperti desktop komputer).

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan