Langsung ke konten utama

Hidupku

Tahukah kau?
aku hidup dari perjalanan antara,
duniamu,
duniaku

Aku tinggal denganmu
mengikuti angin dan arah rerumput zaman
menumpangi mobil masa depan-masa lalu
berkelana dengannya

Lalu,
ku temukan lembaran tipis kehidupan
ku lihat arah mentari terbit
dari timur, mataku berkata: dari selatan
dari barat: terlihat di utara

Musim kering pun tiba,
terbangan debu bertebaran diwajahmu

Apabila musim hujan,
rerintik air turun bersamaan

Dan,

Malam kau tiba
namun kerlipan bintang buatan manusia tetap benderang
aku lihat dari bawah
benderang seperti kunang-kunang

Bilamana kau padam,
hingga gelap pun kau tak tampak

Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Terowongan Kendal Sudah Berubah, Yuk Naik MRT!

Insekuritas dalam Berkarya

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan