Langsung ke konten utama

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

5 Tips Makan Sehat dari Negara-negara Tersehat di Dunia

Dalam buku The French Diet: The Secrets of Why French Women Don't Get Fat oleh Michael Montignal, bahwa makanan yang sering dikonsumsi bangsa Asia dan Mediterania memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan dan diperlukan oleh tubuh.


"Orang Cina memilih makanan berupa sayur, buah, serta gandum. Masyarakat Yunani lebih banyak mengonsumsi sayuran dan legumes (sejenis kacang-kacangan) sebagai makanan utama, bukan pelengkap," ujst Antonio Trichopoulou, M.D., Ph.D., profesor di University of Athens Medical School dan Direktur Pusat Nasional WHO. Menurut penelitian, tiga porsi atau lebih gandum dan sayuran serta buah setiap hari dapat mengurangi risiko serangan stroke, jantung, dan beberapa jenis penyakit kanker.


Disamping memperhatikan kebutuhan nutrisi, makan juga harus dinikmati secara perlahan untuk menimbulkan perasaan bahagia. Lalu perhatikan porsi makan Anda. Warga Okinawa akan berhenti makan apabila mereka merasakan perut mereka sudah terisi 80%. Sedangkan orang Prancis makan 25% lebih sedikit dari orang Amerika (dari University of Pennsylvania). Di Jepang, porsi makan dikelola lebih teratur dengan kebiasaan menyajikan makanan dalam wadah yang lebih kecil, bukan piring lebar.


Pastikan untuk selalu mengonsumsi makanan segar. Penelitian membuktikan makanan segar menyediakan banyak serat dan sedikit kalori, kolesterol yang baik dan rendah garam serta gula. Itulah sebabnya mengapa makanan segar sangat dianjurkan. Dan terakhir, jangan lupa untuk memasukkan aneka rempah dalam memasak makanan. Makanan berempah dikenal rendah kalori dan bebas lemak.


Teks: Retno/berbagai jurnal kesehatan


Sumber: Majalah Paras no. 89 tahun VIII Maret 2011 hal. 16

Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Insekuritas dalam Berkarya

Terowongan Kendal Sudah Berubah, Yuk Naik MRT!

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan