Langsung ke konten utama

Manusia dan Tuhan

semoga aku bukan yang terakhir
walau orang susah menjadi yang pertama

kini aku harus berakhir
karena ajal selalu memarkir

dan ketika mendung dan hujan tiba
tiada lagi kuasa manusia
apabila petir dan kilat menyambar
manusia tak bisa sombong dan merasa hambar

Tuhan memberi mereka bencana
Tuhan memberi kita bencana
semua ini hikmah dan pelajaran nyata
bukan teori, bukan perkiraan

Tuhan memberi kasih sayang pada umatnya
Tuhan juga murka pada umatnya

Manusia ingin yang pertama,
tapi Tuhan menaruh di tempat yang bukan ke pertama

Komentar

  1. aku rasa Tuhan ga lagi marah..cuman ngasi bimbingan ke umatnya.. :)
    (ini tentang jepang ya?)

    BalasHapus
  2. erlina: ^_^ I love your poem...

    BalasHapus
  3. orang2 yang beruntunglah yang bisa mengambil hikmah dri stiap kejadian

    BalasHapus
  4. bagus rimanya, tata lagi diksinya, oke.

    BalasHapus
  5. waduh masih diseleksi ya comentnya, hehehehe....

    BalasHapus

Posting Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

ZAP Rawamangun Pindah Lokasi, Tenang, Kliniknya Ada Dimana-mana Kok

Terowongan Kendal Sudah Berubah, Yuk Naik MRT!

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan