Nadia K. Putri Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2011

Translate

Bintang Menjelang Puasa

Selama setelah azan Isya hingga kini. Aku mencari-cari arti hilal. Ku lihat ditelevisi, berita memberitahukan bahwa pemerintah belum menentukan hilal. Katanya hilal tidak tampak. Walaupun didaerah lain hilal tampak.

Ah, hilal. Apa itu? Hilal, yang membuatku selalu ingin tahu selama aku hidup, selama aku dapat berpuasa. Hilal, hanyalah bayangan yang menentukan tepatnya jatuh waktu 1 Ramadan. Menggemparkan seluruh warga Muslim dalam zamrud yang terkurung oleh globalisasi.

Namun,

Aku hanya melihat gugusan bintang. Bukan seperti dikatakan gugusan, hanya bintang yang bertebaran dikarpet hitam.

Bintang akan selalu menemani bulan.
Walaupun bulan tak seindah kemarin,
tak tampak lagi

Bintang yang berkedip diantara laksana keindahan malam,
walaupun dia mengalah diantara tera volt cahaya,
dibawah kemegahan bintang yang bercahaya hanya beberapa volt

Dan...

Bintang, aku tak ingin berharap padamu,
walaupun banyak orang berkata-kata sambil berharap,
"Bintang, temukan aku padanya"



Bekasi, 31 Juli 2011

About Him, who far from me...

Malam ini, begitu indah ya? Padahal aku sok tau banget! Sok tau kalo malam ini indah, padahal gak ngeliat dari jendela. Sebenarnya malam ini terasa biasa saja. Namun, orang-orang selalu dan kadang berkata bahwa malam adalah waktu terindah untuk melakukan sesuatu kegiatan positif.

Termasuk, sms-an. Hehe...

Aku ingin membicarakan tentang sms temanku. Sebut saja.. namanya Dony (namanya emang... gitu!) . Dia suka produk Google seperti Gmail. Ngefans sama pendiri Google yang nama depannya Larry. Entah, Larry apa gitu..

Dia juga sangat menyukai kata 'Apple'. Dalam bahasa Indonesia, artinya 'Apel'. Namun, Apel disini bukanlah Apel buah. Melainkan Apel, sebuah produk iPad atau kembarannya Samsung Galaxy Tab. Apple iPad, dia mungkin tidak punya gadget ini. Namun dia sangat suka Apple sampai-sampai dia cerita di postingan blog Hai Tengah Malam .

Keren kan?

Dia juga suka komputer. Terutama coding atau ngoding. Mencoba soal latihan olimpiade. Halah! Membuat sebuah programming sederhana…

Today is Almost Amazing

Sebuah keajaiban. Aku bisa bertahan hidup di SMAN 1 Bekasi. Sekolah baruku. Aku beruntung banget ya, masih bisa mendapatkan teman sesama anak baru. Hahaha... Ada bermacam-macam kami. Yaa, cewek, cowok. Tapi, kalo cowok aku gak terlalu kenal. Baiklah.

Ini sudah dua hari sekolah. Termasuk pula dua hari berada di SMA favorit itu. Hari ini sih, aku seneng banget. Soalnya aku dapat kenalan waktu pagi-pagi buta, dekatnya loker kelas 11 IPA 7. Huaaa!!! Kalo gak salah, waktu pagi-pagi tadi, anak-anak SMP yang akan bertransformasi ke SMA sedang melaksanakan MOS bersama OSIS. Didepan pintu gerbang masuk kelas (anggaplah pintu gerbang kedua), ada pula anak-anak yang ngumpul bareng dengan baju putih 'agak lain' dengan seragam putih pada umumnya. Ku lihat, ada bet yang mirip seperti bapak-bapak polisi yang ngatur jalanan macet. Kussebut, polisi bagian Lalu Lintas. Ahh.. Mereka..

Ternyata eh ternyata, siswa yang ngumpul bareng pagi buta jam 6 lewat 10 itu adalah PELAJAR SIAGA! Aku tau dari De…

Cerita Sore

Hari ini makin sore. Matahari menunjukkan kelelahannya menyinari hari ini selama hampir 16 jam. Matahari menunjukkan warna sinar oranye bercampur merah. Dan makin indah ketika awan biru bersahabat warna dengan matahari. Sepoi angin, menggelantungkan burung pipit yang baru belajar terbang, walau angin itu sepoi dan pelan. Menggerakkan dedaunan pohon dan bunga, gorden coklat didepan laptopku... Kadang menggerakkan kertas kuning penghilang bosan dimeja belajarku.

Ku lihat drum oranye khusus penyimpanan air. Ia memantulkan sinar matahari yang sudah semakin sore. Aku melihat plastik pembungkusnya dialiri air yang melimpah bocor, lalu plastik itu terbang terbawa angin. Aku tertegun saat melihat handuk tak bergerak oleh angin. Begitu beratnya kain handuk, daripada plastik pembungkus, ya.

***

Sore ini, mulai dikerubungi awan kumulus. Akan menambah keindahan saat fotografer iseng mengabadikannya. Kadang aku mencuri waktu untuk melihat awan, diantara atap-atap rumah yang menutupi. Aku kecewa... Aw…

Jempol Kakiku

Kali ini kutemukan luka di jempol jari kakiku. Aku menderita itu sejak sehari yang lalu. Lalu, kutemukan pula nanah yang bermunculan dari daging kuku. Aku, kasihan melihat jempol kaki itu.

Memang, kuberi betadine yang mengandung bla-bla-bla bahan kimia aktif untuk menyembuhkan luka. Tapi, luka itu tak kunjung sembuh.

Opaku mencoba pengobatan tradisional. Beliau menggunakan kerosin yang merupakan anggota senyawa hidrokarbon yang mengandung alkana, alkena, alkuna, naftalena, dan senyawa aromatik lainnya. Kerosin, sih.. nama lainnya minyak tanah. Haha, kadang aku tertawa mengapa opa memberikan penyembuhan melalui minyak tanah ini. Rasanya tidak sakit, itu merupakan penyembuh yang menghilangkan ingatan rasa sakitku saat aku bermain gitar. Bermain gitar untuk melupakan segala luka. Emosiku sedikit terbuang dari suara cempreng dan menekan grip di senar kawat gitar agak karatan.

Hanya jemari kiri yang menjadi korban kepedihan senar kawat. Hatiku tidak, tapi.

Namun, ketika malam kini, kerosin it…

Sang Pengganggu Malam

Malam ini, aku benar-benar tak bisa tidur. Aku tau, sekarang pukul setengah 12 malam. Dimana, banyak orang mengira ini adalah jam tidur yang tidak baik untuk remaja seusiaku, dan mungkin kalian yang masih asyik nongkrong sambil menatap layar digital ini. Kau tahu, akhir-akhir ini, muncul setengah lingkaran hitam dibawah mataku. Sebagai pertanda, aku kurang tidur.


Daann.. malam ini... Malam begitu sunyi.. Oma dan opa sudah tertidur lelap dan menjelajahi mimpi mereka. Sedangkan adikku, sudah tertidur pulas 3 jam yang lalu. Mungkin, ia sangat letih menghadapi hari yang penuh tantangan dan kebosanan akan liburan. Dan mungkin juga, ia akan mempersiapkan diri untuk mengikuti tes di sebuah sekolah. Oleh karena itu, adikku tidur untuk bermimpi, mimpi bagaimana ia harus menghadapi tes dan teman baru di sekolah barunya. Meskipun mereka bertiga tertidur lelap, ada satu hal yang mereka lupakan selama beberapa jam hingga pagi menjelang. Yakni, nyamuk. Hanya seekor nyamuk yang mengelilingi tubuh …

Otakku

Kini malam semakin larut
aku berlarut-larut terhadap kepedihan
memakan waktu yang hanya satu jam
aku membuang waktu,
menunggu jam 12 malam tepat


Aku tak bisa memejam mata
kata hati telah di rajam pedang


Lingkar hitam mata hanya menumpang dimataku
bila lama, menempel,
otakku akan bagaikan mesin soak,
lama kelamaan akan panas,
rusak,
pedih karena kekuatannya sendiri,
dan, terkadang,
otak memang bagaikan mesin komputer yang standby
kemudian mati sesaat,
untuk mencapai peristirahatan terakhir

Lonely Night

Tonight, is so spooky.
No wind, no cloud.
Just the darkness...
Although, peoples out there just go out from their home and walk away between dark of night and light of town lamps....
They have big laugh, big laugh between sadness of the life
Then they have fun together,
forgetting someone their love...

The mistakes of them,
We have too
The bored of them,
We have too,
Sometimes, we can't sleep because of it

But,
Why peoples so happy among the complex problems?
When the world in future year become older, then the oldest

And why,
Something problem, they won't talk about it?
No one cares...

So, this feel about lonely in the crowded?
For teens?
For you, too?

Copas dari Mbak Fanny "Jangan... Jangan.."

Siang ini, aku lagi semangatnya buka blog orang. Nah... pada saat aku membuka blog mbak Fanny, http://just-fatamorgana.blogspot.com/ , aku menemukan sebuah artikel ehh postingan menarik judulnya.... "JANGAN...JANGAN..." Wah... postingan apa ini, pikirku.

Setelah dilihat dan dibaca, ternyata menarik juga yaahh... Banyak banget kalimat umum yang sering kita dengar. Misalnyaa.... Menuntut ilmu... Kamu pasti mikir apanya yang salah dengan kata ini? Yuukk... Lihat aja copas disini:

Sumber: http://just-fatamorgana.blogspot.com/2011/07/janganjangan.html?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+SangCerpenisBercerita+(SANG+CERPENIS+BERCERITA)

JANGAN...JANGAN... Janganlah engkau MENUNTUT ILMU, karena pada dasarnya ILMU itu tidak bersalah.

• Janganlah pula engkau MENIMBA ILMU, karena di dalam sumur tidak ada ILMU.

• Janganlah engkau MEMBALAS BUDI, karena belum tentu BUDI yg melakukannya.‎

• Janganlah engkau MENYUMBANGKAN LAGU, karena lagu yang SUMBANG tidak enak …