Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2012

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

Aplikasi Mengetik Cepat, coba!

Kunjungi Tes Mengetik dan coba!

Cobain aja. Kalo kamu yang ngaku jago ngetik dan suka ngotak-ngatik jari lewat menulis acak-acakan di Microsoft Word. Cobalah aja itu aplikasi. Dijamin, kemampuan mengetik jadi lebih keren dan gak pake salah lagi!
Udah hampir 3 kali nyoba. Hasilnya failed mulu! Jumlah kata yang diketik baru berkisar 50 sampa 70-an. Itupun naik turun. Tapi nggak apa-apa deh! Yang penting terus mencoba. Dan yang pertama, cobalah! *sama aja. Ini bukan promosi. *tiba-tiba jari tangan rada pegel.^__^Awal mulanya, aku dapat aplikasi ini gara-gara iseng nyari-nyari nama.. Reinhart Hermanus. Itu loh, yang anak OSN TI tingkat Nasional, yang pernah ikut Olimpiade Komputer Internasional di Phattaya Thailand. Jadi, karena dapat di halaman facebooknya, aku coba aja. Itu aplikasi bagus dan menarik!
Ini link lebih lengkapnya. http://indonesian-speedtest.10fastfingers.com

Hai Sore

Hai sore...

Aku merindukan sore yang berlangit jingga,
ia menghembus nafas kesejukan bagi para kepenatan,
dan kepedihan.

Hari sore,

kamu dan matahari selalu setia,
tak pernah berpisah, walaupun hujan dan mendung datang
Kemudian kalian menerangi sore nanti,
bila hujan dan mendung telah pergi

Hai sore.

Hari minggu akan berakhir, dimulai dengan hari monoton bagaikan robot. Sudah siapkah kita menghadapi sore dihari-hari itu?

Wahai sore, mataku belum terpejam, hanya untuk menikmati sore terakhir sebelum hari kemonotonan. Sudikah kamu menemaniku sore ini? Hanya untuk menghembuskan nafas terakhir?

Rindu Tuhan

Hingga suatu hari, aku menangis tersendu di bawah pohon kenangan. Ketika itu, aku ingin menumpahkan rasa sakit dan pedih akan ketidakadilan hari ini. Namun, peluhku jatuh. Sepertinya ini, bukanlah suatu hal yang penting untuk dibahas. Tapi aku hanya ingin mengetahui, seberapa banyakkah jumlah cairan peluh yang keluar dari kelenjar minyak dibawah rambutku.
Dan siang. Matahari telah memuncak, menampakkan segala kesegaran cahaya untuk membantu mengeringkan hati para orang-orang iri dengki. Lihatlah, mereka pasti tertawa dalam kesemuan, yang akan habis atau berhenti ketika mereka bubar. Sedangkan matahari ini, bagi orang-orang menderita dan sok merana, pasti hari yang sangat panas. Mereka akan lari sepertiku ke bawah pohon rindang. Sendirian. Kalaupun ada teman yang menemani, pasti ia hanya menjadi subjek yang bisa menjadi tampungan limbahan air. Air pikiran untuk hari ini.
"Hei kamu," kata dia yang jauh disana. Dia menunjukku.
"Apa?" tanyaku.
"Kamu.. kenapa disini…

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan