Nadia K. Putri Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2012

Translate

Keep fighting :)

Untuk sampai ke daratan itu perlu waktu yang lama banget. Kalo bukan dengan kapal, kita nggak akan sampai ke daratan yang penuh warna. Nggak kayak laut, lautan luas. Yang pemandangannya gitu-gitu aja.

Untuk sampai ke impian itu perlu waktu yang lama banget. Kalo bukan dengan usaha, kerja keras, sabar, optimis, dan pasrah, mungkin nggak akan sampai ke impian. Mungkin punya impian, tapi sekedar terpendam. Dan ketika impian itu masih terpendam, mungkin gak ada perubahan dalam kehidupan sehari-hari.


Keep fighting until April, 3th and 4th 2012. Although trouble is (always) friends. ^_^

HAMKA 4 SMAN 1 Bekasi

Kantin Sastra SMAN1 BEKASI
Proudly Present!

HAMKA 4
"Mengukir Kata Bersama Manisnya Sastra."


8th April 2012 at SMAN 1 BEKASI
Open Gate on 08.30

1) Seminar menulis Bersama ARIEF MUHAMMAD a.k.a @poconggg

2) Workshop menulis dengan tema "CREATIVE WRITING" bersama Gina S Noer (Penulis Skenario Ayat Ayat Cinta dan Perempuan Berkalung Sorban)
dan Arief Ash Shiddiq (kurator seni & penulis)

3) Berbagai macam lomba

- MENULIS CERPEN
individu
SMP/SMA sederajat
Bertema "RAHASIA COKLAT"
Batas akhir pengumpulan naskah : 6 April 2012
Biaya: Rp.30.000,-

- MUSIKALISASI PUISI
team (3-5 orang)
biaya: Rp.75.000/ regu
batas akhir pendaftaran: 6 April 2012

- Berbalas pantun
team (3 orang)
biaya : Rp.75 000/regu
batas akhir pendaftaran: 6 April 2012


pre sale: Rp.15.000,-
on the spot: Rp. 20.000,-

D. Contact Person
Ajeng Dwi Putri : 087780260527
Farah Astri : 085717015428
Efma Haryani : 085715110075
Nurhayati Tantr : 081287677051 pin:26986D71
Email : kansas.smansasi@gmail.com
Twitter : @KanSasmansasi
Tu…

Last Month

When I enjoyed it at one years ago with my friends.

Semua terasa biasa aja. Seperti anak-anak kebanyakan, mangap. Hanya mengangguk dengan tatapan kosong, seperti yang dikatakan temanku, Nefi, pada suatu hari. Aku dan dia hanya ketawa aja, menganggap hal itu biasa dan wajar lah. Terkadang ingin bermalas-malasan dan.. kabur ^_^. Kabur ke suatu tempat untuk sekedar tertawa dan berbagi cerita.

Hari terus berlalu. Aku mengikuti kegiatan sekolah seperti biasa. Ketawa biasa, kadang dengan wajah datar tanpa senyum. Di kelas, remedi juga iya, sama seperti anak-anak lain. Rasanya ingin keluar dari rutinitas remedi. Tapi, kalo nggak remedi nggak bakalan bisa tahu dimana kesalahan -_____-. Terutama Kimia. Itu yang jadi batu kerikil yang membuatku hampir move on ke Komputer.

Waktu itu, aku sms-an dengan temanku waktu kelas 1, Elly. Dia dulu mengikuti Matematika dan sempat mengikuti pembinaan. Dan ia bercerita kalau OSK tinggal sebulan lagi, bulan April.

"Kata Bu Elly, OSK bulan April."

K…

Cerita Penggalau

Terbenam matahari, aku menyanyi laksana orang yang tak tahu diri karena hari itu bukan hari untuk menyendiri
dan maghrib ia adalah kepingan waktu  terpisah diantara cakrawala semu yang berujung rindu
isya gelap malam membumbung menyelimuti kehangatan 
memanjatkan do'a istikharah memilih diantara dua pilihan duniawi hanya harap cemas dalam hati

Kebingungan memilih diantara dua pilihan. Pilihan yang selalu menohok dalam hati dan pikiran. Terbawa-bawa oleh keadaan kemudian menjadi beban.
Semangat! ^__^

Namamu

aku cinta ketika kehidupanku mulai bermekaran di musim semi walaupun kini bukanlah musim semi, kini pancaroba
aku mencintaimu seperti aku melakukan ritual tiap sabtu aku merenung dibawah balutan cahaya putih dan kayu kokoh untuk menopang kertas yang berisi namamu.
Namamu, ya, kertas itu berisii namamu :D
Namamu yang membuatku terus merenung kemudian berlinangan air mata tak karuan dan kemudian aku tertawa, ketika membaca lembaran kisah yang ada Namamu
aku cinta kehidupan ketika semua orang mengingat kematian tak ada yang abadi, kan?
aku cinta kehidupan ketika keadilan ada ketika gangster menghilang dari peradaban, tergantikan oleh kelompok anti pengrusakan dan kedustaan
dan tahukah, ketika mereka itu menjadi lengkap dan sempurna, itu ketika ada Namamu dalam kertas putih, digelitik oleh pena hina.

Love in variation

Esok Tanpa Harapan

Hai kamu, aku ingin bercerita tentang seseroang yang menghadapi hari esok tanpa harapan. Begini ceritanya.

Kamu selalu menceritakan kenangan bahwa sore adalah peristiwa terbenamnya matahari tanpa rasa dosa. Ia akan menunggu kita terbangun dari kelelapan malam dan menyambutnya. Sore adalah waktuku dan kamu untuk bercengkrama. Menunggu keajaiban misteri antara waktu cakrawala yang rindang.
Ketika malam.. Itu saat ini. Aku dan kamu harus dipisahkan oleh jarak yang hanya beberapa kilometer. Waktu takkan memangkas hati kita. Kalau kita bersatu. Kamu tahu kawan? Malam itulah kita akan terlelap. Menunggu mentari dan menyambut hari esok dengan jutaan do'a yang akan diamini oleh malaikat Subuh.
Namun ketika kamu bangun saat pagi terbit, kamu tidak menyambutnya dengan jutaan do'a dan harapan kepada Tuhan. Kamu menarik selimut dan kembali ke lubang mimpi berjuta-juta mil di alam bawah sadar. Tersenyum palsu, menarik segala ingus yang keluar dari lubang hidung. Lalu terkikik tak sadar keti…