Langsung ke konten utama

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

Khayalan Senin

Selamat siang Senin, aku mencintaimu. Berdo'a usai lelah menghadapi ribuan bisu angka dan huruf dalam kertas tak berdosa. Aku terpekur menghadapi celoteh mereka.

Tadi pagi, tangan kananku siap siaga memegang pensil grafit, tangan kiriku selalu memegang penghapus. Dan, lembar jawaban yang harus mulus tanpa tetesan keringat ketakutan. Untuk apa? Padahal tiga tahun yang lalu aku sudah merasakannya, dan mengapa lebih menyenangkan?

Otakku panas. Aku menggaruk-garuk rambut yang sebentar lagi akan berantakan. Aku tak ganteng lagi. Ah, apa peduli. Pengawas yang ada didepan pojok menertawaiku dalam hati. Dan mencemooh, aku takkan bisa melayani celotehan lembaran kertas berisi ratusan kalimat. Kulawan dia dengan hatiku,

"Bodoh! Aku pasti bisa mengerjakan ini semua! Sampai hari yang dinanti!"

Dan pengawas itu mendongakkan kepala. Berdehem dan mengumumumkan tinggal 5 menit lagi.

Aku jatuh terjerembab, masuk ke liang penggaris.

Aku menguap, mengaum dalam pikiran. Mataku blur, hanya melihat 45 soal yang tak terisi. Sungguh, pengawas yang cerdas.

Komentar

  1. kenapa bisa sampe 45 soal belum dijawab sih nad ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayaknya dia pusing banget deh, makanya dia cuma ngisi 5 soal diantara 50 soal.

      Hapus

Posting Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Insekuritas dalam Berkarya

ZAP Rawamangun Pindah Lokasi, Tenang, Kliniknya Ada Dimana-mana Kok

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan