Langsung ke konten utama

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

Jangan-jangan?

Inilah waktu yang pas.

Dengan pantulan lampu neon dan sinar kuning berasal dari meja belajar. Aku merenung sambil menatapi dinding biru muda tanpa cacat. Untuk apa? Membayangkan kamu? Salah! Aku membayangkan bagaimana caranya aku menghafal kode ASCII yang tak kumengerti apa tujuannya. Pun bahasa Java, yang kukira bahasa Jawa berlogat medhok. Bukan rupanya.

Apapula Pascal?

Apapula C++ ?

Kau kira aku calon enjinia robot? Jangan-jangan aku salah masuk kamar. Eh, bukan kamar, tujuan batin dan hidup yang akan membaur menjadi satu. Dan melebur dalam tubuh dan hati manusia itu selama 4 tahun, iya kah? Jangan-jangan.

Biar aku dan Tuhan yang tahu. Mengapa mereka eksis berada. Dan dimengerti para expert tertentu saja, tanpa mau tahu apa maksud mereka; para bahasa aneh tersebut. Maaf, bukannya aku tak mau tahu, dinding biru muda.

***

Tapi yang kutahu adalah, tanpa mereka. Semua aplikasi pada gadget takkan ada. Mereka - bahasa aneh tersebut dan para expert enjinia bangga mereka berada.

Ah, bila kamu benar-benar menjadi expert itu, sanggupkah kamu membayangkan programming menjadi mata pelajaran favorit di dunia ini selain sastra dan sains terpadu?

Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Insekuritas dalam Berkarya

ZAP Rawamangun Pindah Lokasi, Tenang, Kliniknya Ada Dimana-mana Kok

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan