Langsung ke konten utama

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

Engineer and Programmer or Translator and Writer?

Apakah setiap orang punya jalannya masing-masing? Meski ia merasa salah langkah namun ia sangat menikmati dan mencintai apa yang membuat ia salah langkah.

Apakah setiap orang punya keahlian eksak? Kenapa hanya itu yang dipandang orang? Bagaimana dengan kemampuan bahasa dan sastra, yang sebenarnya mendukung semua orang untuk berkomunikasi?

Jadi, bagaimana?

Ada rasa iri ternyata. Menjadi programmer, teknisi, dan peneliti ternyata sangat menggiurkan dan menggoyahkan keyakinan saya untuk tetap bertahan di jurusan yang saya pilih. Ah, memang sih. Kemampuan analitis dan logika seseorang tidak bisa dipaksa. Namun bisa dilatih. Tapi, bagaimana jika kemampuan bahasa, menulis, membaca, dan menyukai sastra lebih dominan daripada apa yang saya inginkan?

Semua orang pernah mengalami ini. Saya yakin sekali.

Jadi? Jika kita menggabungkan semua itu, akan menjadi apa? Super? Hebat? Atau tertekan? Lihat saja nanti. 

Komentar

  1. kadang aku juga ngiri sama orang sastra, terutama mereka2 yg pinter nulis..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kadang aku juga ngiri sama programmer bisa nulis. mereka kayak perpaduan langit dan tanah. sama -sama jauh tapi sejalan

      Hapus

Posting Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Insekuritas dalam Berkarya

ZAP Rawamangun Pindah Lokasi, Tenang, Kliniknya Ada Dimana-mana Kok

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan