Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

People Today

Butuh waktu untuk ingat bagaimana caranya bisa selamat dari keegoisan diri dan terlalu banyaknya pembenaran untuk menguatkan diri. 
Butuh waktu pula untuk belajar bersyukur, ya walaupun gampang banget sih diucapkan. 
Dan, kebanyakan orang mencari kebahagiaan sendiri dengan orang lain yang sama-sama menjauh dan pergi dari rumah, tapi ternyata, di rumah sendiri saja sudah bahagia. Is it true? Kesenangan-kesenangan semu dan pikiran jangka pendek membuat kenangan-kenangan setiap aktivitas bagaikan omong kosong bagi orang-orang tertentu. 
***
People are the best commentators ever. Mereka terus berkicau, sampai-sampai kebenaran adalah standar ganda. 
Termasuk orang paling dekat, itu sendiri. Give their best silent and self introspection. 

A Deep Comic about Depression, Inspired by Robin Williams

"Hahaha, imajinasiku nggak sampai, Nad. Aku butuh loading buat mencerna semua itu," kata salah satu temanku ketika disuguhkan kata-kata bersastra.
"Oh gitu ya."
Kemudian aku melanjutkan membaca. Sedangkan ia sibuk menggunting-gunting kertas untuk award saat buka bersama.

***

Lain dengan temanku satu lagi, dia suka sastra dan pandai menulis puisi.
Awalnya pun aku pernah merasakan hal yang sama, butuh loading untuk mencerna kata-kata ketinggian dan butuh imajinasi yg tinggi. Hah, kini aku juga ingin seperti teman-teman yang bisa menulis atau menulis puisi.

***

Namun, aku merasa haus untuk membaca buku, mungkin entah kapan aku akan memulai menulis :')





Soetta dan menyendiri.

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan