Langsung ke konten utama

Rumi and Marcel (?)

Jalaluddin Rumi said

"It's your road and yours alone. Others may walk it with you, but no one can walk it for you." 

That's true, for me. 

***

Kalau jalan yang saya pilih adalah jalan terbaik, jauh, susah, ngerepotin, dan bahkan, ga nyenengin abis. Ya, terus kenapa saya milih jalan tersebut? I don't know how to answer it, but, I just go with it. We can surfing the mystery of life and find another possibilities. 

Sounds like Gabriel Marcel, as philospher said. 

Yang jelas, pasti ada jaminan harapan berupa cinta, takdir, dan.... aduh, lupa deh satu lagi... Oh ya, apakah Tuhan memberi opsi-opsi untuk memilih jalan-jalan tersebut? Di filsafat, ngebahas Tuhan ga sih?

?

Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Terowongan Kendal Sudah Berubah, Yuk Naik MRT!

ZAP Rawamangun Pindah Lokasi, Tenang, Kliniknya Ada Dimana-mana Kok

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan