Nadia K. Putri Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2014

Interstellar-Misteri-Probabilitas

Akhirnya aku menemukan orang yang sama dengan kota yang sama, sama-sama membuatku trauma meskipun itu adalah tempat lahirku sendiri.

Tetap akan terus bertemu dengan orang-orang yang senang menulis, membaca, berdiskusi sampai teler pusing sendiri, konseptor, orator, fotografer, programmer, saintis, bahkan apa lah sebutannya. Akan tetap sama, tetap pada jalur yang telah kuteguhkan dalam hati ini.

Namun, yang membuatku kembali bernostalgia adalah masa genting seleksi penerimaan mahasiswa baru 2013, sangat genting. Ibarat, perintah komando untuk belajar keras dan multitasking bidang, IPA dan IPS. Barulah terasa, aku tidak terlalu berminat ke jurusan IPA meskipun menggebu keinginan untuk masuk jurusan teknik geologi, agronomi, bahkan teknik informatika. Nurani kecil berkata, sebelumnya telah berkata, aku ingin sastra Indonesia ataupun ilmu-ilmu tentang politik. Meskipun akhirnya aku nyasar di sastra Cina, yang berhubungan dengan suku Uighur di sebuah majalah Islam Sabili sejak kelas 6 SD …

Sore Pasca Demotivasi

tangan dingin,
euforia berlebihan,
pertanda apa?
bagus!
hati telah terbuka
akhirnya.

selamat menikmati hal baru.

***

Terima kasih kalian, akhirnya sore sehabis hujan dan mendekam di kamar dingin menjadi hangat. Pipi merona dengan senyum riang. Jantung berdebar. Tapi otak berhenti. Apakah ada yang datang untuk membawaku bunga pengobat hati dan rindu? Sang pembawa senyum kala pagi dan sore hari?

Setelah berhari-hari mengalami demotivasi. Di sisi lain, mengalami manipulasi jatuh cinta yang berlebihan. Bukan pada satu orang, tapi semua orang yang seolah-olah membuka kesempatan untuk menikmati hal baru.

Ah iya, akhirnya terbuka dan sedikit terobati.

Terima kasih kalian, yang tak ingin kusebutkan nama satu persatu. Kalian telah membuatku menggemari kutipan kata-kata filsuf dan mengagumi mereka; Martin Bubber, Gabriel Marcel dan Albert Camus (ganteng sih). Kutipan mereka terlalu manis-manis enek, begitu kira-kira kata dosen kelas Eksistensialisme tiap Selasa pagi. Serta, kalian telah membua…

Pengabadi Momen Kamis Sore

Kebaikan mereka apa ya?

Apa ya? Susah sih menghitung kebaikan seseorang atau sekelompok orang. Karena, kebaikan sendiri pun memiliki tujuan dan niatan masing-masing. Lalu, cara memandang kebaikan pun juga berbeda-beda.

***

Perpaduan sempurna, seperti yang pernah di-posting beberapa hari yang lalu telah terjadi. Saya benar-benar turun ke jalan bersama BEM UI dan BEM SI, tapi nggak masuk lingkaran border wkwk. Jadi tukang foto yang tingkat kewaspadaannya sangat tinggi, takut dirampas oleh polisi, massa aksi yang "mabok" atau amarah tinggi bahkan intel menyamar mahasiswa. Masih nggak berani untuk berada di dalam lingkaran inti; lingkaran perempuan yang berbaris melingkar sambil memasang border serta dilindungi oleh laki-laki di lingkaran pelapis. Ya, sampai nggak seberani itu karena di tengah lingkaran lagi ada mobil bak yang di dalamnya terdapat 4 buah sound speaker.

Semua diabadikan dengan baik, saya menjadi pengabadi momen waktu itu. Saya memotret ekspresi wajah ketika orat…

Perpaduan Sempurna

Hei, bukankah apa yang terjadi hari ini adalah perpaduan sempurna? Antara media dan pergerakan ala mahasiswa?

Mengapa aku baru menyadarinya.......


***

Kebanyakan, aksi atau demonstrasi mahasiswa UI sering disalahpahami oleh publik. Media membentuk opini publik secara bersamaan, sehingga media benar-benar membentuk stigma, entah itu negatif atau positif. Beberapa media, baik tulis maupun televisi, ada kemungkinan untuk meliput aksi atau demonstrasi mahasiswa UI sepotong saja. Padahal, aksi atau demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dilakukan secara keseluruhan, dari awal sampai akhir, akhir akan berhadapan dengan polisi.

Ya, polisi.

Entah kapan itu akan terjadi. Sejauh ini masih damai-damai saja. Kemana ya teman-temanku? Padahal dua hari berikutnya adalah aksi mahasiswa se-UI ke Istana Negara untuk menentang kenaikan BBM yang beritanya tidak sepopuler berita presiden yang baru diangkat hampir sebulan lalu. Namun sebenarnya, harga minyak dunia turun. Lantas, mengapa harga BBM naik?

Kata…

Arti dari Umur?

"One day you'll feel eighteen, look sixty, and wonder what 
happened."










"I'm afraid of everything. I've been reading psychology books to try to figure out why. Logically, I know everything is fine. I know that I'm only twenty, and I have so many blessings and advantages. Yet I'm afraid I haven't accomplished enough yet. I'm afraid of the future. Afraid of getting older. Afraid of being alone. Afraid of having a child. And afraid of the dark. I'm really, really afraid of the dark." (Kyiv, Ukraine)

(sumber: facebook.com/humansofnewyork)


***
Apa arti hidup, jika batas yang diberikan sangat terbatas dan waktu berjalan cepat?  Masihkah mau berbicara dengan robot tersistem?  Masihkah ada arti pertemuan sebelum perpisahan? Masihkah ada arti reunian?  Masihkah ada arti ketakutan terhadap akhirat?
Someone said that, 

"Kaderisasi itu bicara secara tak langsung, bicara lewat hati dan obrolan-obrolan santai agar baju besar kita bisa pas kepada mereka. Maka, kita tanamkan akar sampai kuat, sampai benar-benar tidak tercerabut. It means that, you make the first foundation in the building, base on values."
***
I don't know. Gak tau sih. Kegiatan macam apa ini? Semacam berusaha mencintai orang lain apa adanya dengan segala cara. Begitu orang-orang melihatnya, ya begitu orang lain melihatnya. 
Anehnya, kehadiran kami malah membuat eksistensi mereka ada, mereka menjadi kuat secara tak langsung, hanya dengan obrolan santai dan dekat-dekat pada diri mereka dengan dalam. Aku sedih sih, di satu sisi, aku harus benar-benar mencintai adek-adek unyu yang masih belum diracuni apapun. 
Apalagi membawa nama organisasi, Oh my God, help me please
Apakah, seperti ini lah aku harus mencintai mereka? 
Anehnya aku nyaman dengan mereka. Apakah mereka akan menjadi sahabat baru kami? 
***
Wel…