Langsung ke konten utama

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

Perpaduan Sempurna

Hei, bukankah apa yang terjadi hari ini adalah perpaduan sempurna? Antara media dan pergerakan ala mahasiswa?

Mengapa aku baru menyadarinya.......


***

Kebanyakan, aksi atau demonstrasi mahasiswa UI sering disalahpahami oleh publik. Media membentuk opini publik secara bersamaan, sehingga media benar-benar membentuk stigma, entah itu negatif atau positif. Beberapa media, baik tulis maupun televisi, ada kemungkinan untuk meliput aksi atau demonstrasi mahasiswa UI sepotong saja. Padahal, aksi atau demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dilakukan secara keseluruhan, dari awal sampai akhir, akhir akan berhadapan dengan polisi.

Ya, polisi.

Entah kapan itu akan terjadi. Sejauh ini masih damai-damai saja. Kemana ya teman-temanku? Padahal dua hari berikutnya adalah aksi mahasiswa se-UI ke Istana Negara untuk menentang kenaikan BBM yang beritanya tidak sepopuler berita presiden yang baru diangkat hampir sebulan lalu. Namun sebenarnya, harga minyak dunia turun. Lantas, mengapa harga BBM naik?

Kata anak FE, anggaran bocor, suatu saat pun negara akan rugi (?). Sehingga negara menaikkan harga BBM? Beberapa fakultas lain pun ada yang mendukung kenaikan harga BBM, sebagian fakultas pun juga menentang (dan ikut aksi bersama BEM).

***

Katanya, anak gerakan harus jago nulis (dan cerdas). Seberapa hebatpun mereka berorasi saat turun ke jalan, nama mereka takkan abadi jika tak ada tulisan ataupun tulisan-tulisan kritis mereka.

Semoga nggak sok kritis ya :')

Selamat menikmati pengalaman turun ke jalan :D 

Komentar

  1. Demo di jalan ama demo di inet sama aja, malah yang di denger mungkin keseringan yang di inet :D. BBM naik tu buat bayar utang mungkin, utangnya aja udah buanyak.. tapi gak taulah.. urusan mereka, naik gak naik juga harus beli, wong butuh :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. yah, saya mah apa atuh mbak. hanya butiran abu kertas buku :D

      pasti ada hikmah sih. tapi, mungkin karena nggak kerasa ini masalah bersama dan cenderung nerima apa adanya.

      Hapus

Posting Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Terowongan Kendal Sudah Berubah, Yuk Naik MRT!

Insekuritas dalam Berkarya

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan