Langsung ke konten utama

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

ZAP Rawamangun Pindah Lokasi, Tenang, Kliniknya Ada Dimana-mana Kok

Pertama kali kenal ZAP itu ketika adik saya ikut treatment underarm laser setahun lalu. Dia ikut ini pun karena awalnya browsing di Google. Pas ketemu, dia mencoba-coba karena klinik ini terlihat meyakinkan dan bukan proses instan.

Ketika sudah mencoba 2-3 kali treatment, dia cerita ke ibu dan saya kalau treatment di klinik ZAP betul-betul bekerja. Jadi, prosesnya dimulai dari memberikan sinar laser yang ditembak ke daerah underarm. Rasanya cekit-cekit gitu sih, karena sinar laser ini “mencabut dan memotong” sampai ke akar rambut. Setelah dilaser, dibiarkan sampai 1-1,5 bulan untuk melihat perkembangan rambut yang tumbuh. Pertumbuhan rambut tergantung dengan seberapa kuat hormon dalam tubuh masing-masing. Ketika sudah mencapai 1-1,5 bulan, adik saya kembali treatment sampai 8 kali. Kebetulan, dokter kulit di klinik itu memberitahu kalau adik saya hormonnya kuat. Sering keringat, pertumbuhan rambut juga lumayan cepat. Jadi, jumlah treatment mungkin lebih dari 8 kali. Lokasi pertama treatment adalah di klinik ZAP Rawamangun di Jalan Alu-alu.

Akhirnya, kami sering pergi bareng untuk treatment ke klinik ZAP Rawamangun. Tempatnya bersih, tenang, dan privat. Jadi kalau deg-degan mau treatment, rasa gugup bisa sedikit berkurang. Ditambah lagi, AC lumayan dingin. Sebelum treatment, kami berdua mengusahakan supaya nggak terlalu berkeringat. Karena bakal agak perih walaupun sudah diberi gel dingin untuk mengurangi rasa panas sinar laser. Setelah treatment pun sama seperti sebelumnya, tidak boleh terlalu berkeringat. Juga, tidak boleh memakai deodoran, mandi air panas, berolahraga, berenang, sampai 3 hari pasca treatment, untuk mengurangi perih dari gesekan kulit. Pokoknya, kulit harus dalam kondisi kering deh. Setelah lewat dari 3 hari, boleh melakukan aktivitas seperti biasa.

Selang setahun, kami berdua menjadi pelanggan tetap di klinik ZAP Rawamangun. Terapis dan resepsionis di sana udah cukup tau dengan kami berdua. Karena sudah dimasukkan ke dalam database klinik. Untuk kuitansi pembayaran, informasi penting, sampai promosi bisa dikirim via e-mail loh. Praktis banget dan nggak terlalu spam. Biaya treatment pun cukup terjangkau Rp. 250.000,00, tapi khusus treatment underarm aja.

Dari rumah ke klinik ZAP Rawamangun juga dekat. Kalo dari Stasiun Bekasi, turun di Stasiun Jatinegara. Setelah itu, bisa naik transportasi online atau angkutan umum. Selain di Rawamangun, juga tersedia di lokasi lain seperti di Tangerang, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bali, Medan, dan Manado. Untuk lebih lengkap, silakan lihat di sini.



Tapi, sejak 13 September 2017 lalu, saya nggak sengaja cek e-mail di kotak spam. Nggak tahunya ada pemberitahuan dari Care Manager ZAP kalau klinik ZAP Rawamangun akan tutup dan pindah ke klinik ZAP AEON Jakarta Garden City. Klinik baru ini akan mulai beroperasi mulai 30 September 2017. Jadi, untuk readers yang pengen tau dan coba-coba treatment, terakhir sampai tanggal 29 September pukul 17.00 WIB.
 
Untungnya juga sih di Bekasi udah ada klinik ZAP di Summarecon Mall Bekasi. Wow, jadi makin deket deh dari rumah.

Semenjak mulai pindah ke klinik ZAP di Summarecon Mall Bekasi, saya makin bisa ngirit ongkos perjalanan haha. Selain itu, setelah treatment kali ke empat di klinik ZAP tersebut, proses pertumbuhan rambut melambat dan jarang. Tapi sekali lagi, tergantung hormon tubuh masing-masing ya. Mungkin bulan depan, akan rutin treatment lagi di klinik ZAP tersebut, atau bisa ke klinik ZAP Kota Kasablanka Mall Jakarta Selatan.

Well, selamat mencoba! ^^

***

Artikel ini ditulis dengan kesadaran sendiri. Jadi, nggak promosi-promosi banget hihi. 

Artikel ini juga bagian dari tips merawat diri. Lumayan banget untuk merawat tubuh, sesekali dan worth it

Komentar

  1. sebagai muslimah emang kita nggak perlu kaku2 banget lah ya pergi ke salon, untuk bikin cantik kok ya, dan emang biayanya nggak sedikit, kalau sempat ke salon ya ke salon, kalau nggak ya dirumah aja, intinya kan muslimah kudu cantik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap! Setuju kalau muslimah kudu cantik, tapi disesuaikan aja hehehe

      Hapus

Posting Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Jelajah Singkat Jogja 2 Hari

Insekuritas dalam Berkarya

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan