Langsung ke konten utama

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

Burung Saja Bisa Bercinta, Manusia?


Kalau sepasang burung saja bisa bercinta dan putus hubungan, lalu bagaimana dengan manusia?

Momen ini saya potret ketika ibu pernah memelihara burung dan kelinci di rumah ketika saya masih SMA. Di kandang bagian atap, ibu menempatkan 4 ekor burung. Sementara di kandang bagian bawah adalah tempat kelinci. 

Petualangan observasi tingkah laku hewan pun dimulai. Pertama-taman, saya mengamati tingkah-tingkah kelinci yang, ehm, sedikit hiperaktif. Kalau dilepas dari kandang, kemungkinan kabur dari halaman rumah sangat besar. 

Kemudian, saya mengamati 4 ekor burung seperti yang ada di foto tersebut. Awalnya, jumlah burung ini sekitar 6 atau 8 ekor. Lalu, seiring dengan seleksi alam, burung ini malah berkurang satu persatu hingga tersisa 4 ekor. Empat ekor burung inilah yang sangat unik diamati. Karena tingkah mereka yang hampir sama dengan manusia, yaitu memiliki ekspresi dan emosi. 

Jadilah foto di atas. Empat burung ini sedang bermain dengan rekannya. Tak sengaja, saya mengamati tingkah mereka yang berharga dengan hikmah yang hakiki. 

--- 

Foto ini tampil di:

Tertarik dengan foto ini? Sertakan creator credits sebagai dukungan dalam pengembangan karya ya! Terima kasih :)

Komentar

  1. Apa bunda suka hewan ya? Saya juga suka mengamati hewan diam-diam seperti kucing kalau sedang bertengkar membuat saya berpikir apa yang mrmbuat mereka bertengkar dan ekspresi kucing seperti apa itu artinya apa? Heheh. Ga penting ya. Tapi seneng aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebetulan suka sama hewan, bun. Apalagi kalo hewan-hewan lucu. Rasanya menyenangkan banget kalo bisa mengamati gerak-gerik hewan :D

      Hapus
  2. Fotonya bagus banget anglenya

    BalasHapus
  3. Gemes bgt fotonyaa. Salam kenal Mbak. Mampir blogku jg yuk 😃

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wuaa terima kasih mbak, siap laksanakan :D

      Hapus
  4. Kenak banget itu fotonya,,, udah berapa lama di dunia photograpy,,??

    Firdaus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau nggak salah, sejak kelas 2 SMP sudah mulai pegang kamera digital kak, hehe.

      Hapus

Posting Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Jelajah Singkat Jogja 2 Hari

Insekuritas dalam Berkarya

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan