Nadia K. Putri Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2018

Kisah Pak Ojek Hari Ini

“Yang baik sama bapak, bapak doain semoga semua keinginannya dikabulkan Allah.” Masih teringat jelas ucapan beliau ketika saya menumpangi motornya. Sebagai supir ojek online, beliau termasuk yang senior dalam dunia kerja ojek online. Mulai bekerja pada tahun 2015, sering narik di daerah Jakarta. Perlahan, layanan ojek online pun berekspansi sampai ke daerah Jabodetabek. Termasuk beliau mendapat bagian narik di daerah Bekasi, salah satunya di daerah dekat rumah saya.
**
Hari Selasa sore terlanjur cepat mendung. Awannya kelabu. Anginnya mulai ribut-ribut. Padahal, siangnya cerah. Paginya mekar. Cuaca bulan ini sangat aneh. Kadang senang, kadang merajuk.
Berjalan kaki [Foto: Lily Lvnatikk / Unsplash].
Tepat pukul 16.15, berangkat dari rumah. Semua pintu sudah terkunci. Tinggal cus menghampiri pak ojek yang sudah dipesan beberapa menit sebelumnya. Sampai di warung gorengan, saya mencari-cari pak ojek.
“Oh itu dia,” kata saya dalam hati. Sebut saja pak “Ojek”. “Pak ‘Ojek’ ya?” tanya saya. “I…

Kebun Raya Bogor: Hunting Foto Sendiri Bikin Kamu Jadi Pemberani. Yuk Coba!

Akhir-akhir ini, kepala saya sering pusing. Leher pegal. Pundak nyeri. Dan pergelangan kaki agak kebas. Kenapa ya kira-kira?
**

Hunting foto [Foto: Bich Tran / Pexels].
Oh ternyata Jumat lalu, badan saya terforsir untuk hal-hal yang saya suka jalan kaki sambil berburu atau hunting foto. Dua aktivitas ini sebenarnya menyehatkan. Aktivitas ini juga ampuh mengurangi rasa jenuh duduk di depan laptop. Sayangnya, ketika kamera diselempang di pundak, plus bawaan ransel yang terhitung berat, membuat H+1 perjalanan menjadi melelahkan.
Awalnya begini, saya sudah berencana hunting foto di Kebun Raya Bogor untuk mengerjakan tugas foto dari Yourshot National Geographic. Dua minggu lalu, mager dan nggak jadi.
#istilah #istilahhariini #istilah_hari_ini #ihani #kemendikbud #kemdikbud #kemendikbudri #kemdikbudri #badanbahasa #kantorbahasantt #bahasaindonesia #kelesa A post shared by Kantor Bahasa NTT (@kantorbahasantt) on Feb 25, 2018 at 7:39pm PST Mager bro, mageeerr~~~ 

Sedih deh. Akhirnya, dieksekusi ha…

Menyambut Pagi

Suatu pagi di kota Balige [Foto: dokumentasi pribadi]. 
Menyambut pagi cerah? Yuk!

Cahaya matahari di pagi hari menyehatkan tubuh. Melalui cahaya matahari, kandungan vitamin D dapat membantu untuk penguatan tulang. Cahaya matahari pagi juga bisa membuat mood lebih tenang dan siap menghadapi hari ini.

Mengapa menyambut pagi cerah?

Pagi adalah waktu awal untuk menyambut hari, dimulai dengan aktivitas rutin untuk mempersiapkan mental dan fisik seperti beribadah (sholat Subuh), mandi pagi, sarapan, beres-beres, dan sebagainya.

Selain itu, bila ditambah dengan olahraga, tubuh yang kaku setelah bangun tidur menjadi lebih lentur dan bugar. Olahraga di pagi hari juga dapat menghindari kram. Olahraga, tidak perlu berat-berat. Cukup gerak badan selama 10-15 menit cukup untuk membuat tubuh bugar.

Di pagi hari, jangan lupa pula berdoa agar dilancarkan oleh Tuhan ya!

Tetap semangat!

Tetap Semangat Berhijab, Jangan Kasih Kendor!

Mengenakan hijab bagi perempuan muslim atau muslimah di Indonesia, sudah tidak asing lagi. Kini, muslimah Indonesia kian giat meramaikan hijab. Berbeda pada 20-30 tahun lalu, hijab masih begitu asing. Bahkan dilarang pemerintah karena dianggap mengikuti aliran eksrim atau merujuk pada aktivitas radikal.
Namun, sesungguhnya bukan itu yang terjadi.

Hirup udara segar dengan bebas. Demikianlah pada hijab.  [Photo by Aditya Hermawan on Unsplash]
Hijab hadir sebagai identitas yang kuat. Hijab mengandung solidaritas dan menjangkau masyarakat global. Hijab mampu menambah rasa percaya diri bagi muslimah. Tak naif, hijab juga turut mendukung kenaikan taraf hidup masyarakat yang menekuni UMKM atau UKM. Hijab pun menjadi bagian perdagangan atau komoditi yang laris manis bak teh manis di warung tegal dan restoran. Siapa yang berani melawan hijab?
Siapa sing berani? [Foto: Catplane]. Baca juga: No Hijab Day Tak disangka-sangka, hijab adalah sebuah anugerah terbesar dari Allah SWT. Sungguh beruntung b…