Langsung ke konten utama

Buku Antologi "Perjalanan Waktu"

OPEN ORDER 
Perjalanan Waktu 
karya Nadia K. Putri, dkk. 
Segala yang bernyawa di alam ini seolah adalah sebuah siklus: lahir, hidup, mati. Suatu detik ada yang mati, tetapi detik yang sama ada yang lahir. Sepintas lalu seakan lumrah saja, tapi jika ditilik ada makna yang bukan biasa saja. Apa yang bisa dimaknai dari kelahiran? Bagaimana baiknya mengisi kehidupan? Hikmah apa dari peristiwa kematian? Mengapa perlu menilik semua itu? Maka jawabannya hadir dalam kisah yang disajikan di buku ini. 
Kisah dan renungan dari 14 penulis yang akan menambah wawasan dan memancing imajinasi. Dirangkai dengan rasa dari hati, sehingga mengasa menjadi jembatan menuju rasa dalam hati. 
Spesifikasi Buku Judul : Perjalanan Waktu  Penulis : Nadia K. Putri, Raubiyal Maulad, Wienarieska, Yunita Lusiyana, Nurul Fitriani Salim, Indrimai, Rizna Maria Hidayah, Nur Indah, Pandan Arum Ayu Darmayanti, Westri Purwita, Putri Utami Dewi Ningtyas, Lucky Fitriana, Eka Mauliana Diastuti, Ghea Herdhyta Maesarani  Penerbit…

Penggila Kuliner Olahan Ikan? Yuk Merapat ke Cakalang Asap Rica a la Dhedhe


Di negeri maritim ini, menemukan ragam olahan ikan cukup beragam. Mulai dari jenis bahan bakunya saja, ikan segar apa pun ada dan biasa dikonsumsi masyarakat. Sebagai penggemar ikan, tidak dipungkiri kalau makan ikan itu membahagiakan, apa lagi kalau ketemu yang unik-unik. Salah satunya ikan cakalang.

Dilansir dari berbagai sumber, ikan cakalang merupakan ikan dari genus atau keluarga Scombriade. Ciri yang mudah dikenali dari genus Scombriade adalah ikan tanpa sisik dengan badan yang mengkilap. Ikan ini kerap ditemukan dan dikonsumsi di wilayah timur Indonesia, seperti Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Ikan cakalang ini ternyata berwarna lebih terang dibanding ikan tongkol. Ikan cakalang sering kali disebut ikan tongkol putih, karena kemiripan fisik dengan ikan tongkol. Panjang tubuhnya 60 cm, namun memiliki badan sedikit besar dan gemuk, dengan daging berwarna putih. Di bagian punggung, terlihat warna biru keunguan dan gelap.

Jika Anda berkunjung ke wilayah timur Indonesia, olahan ikan cakalang sangat kaya. Salah satu masakan khas terkenal yakni cakalang asap rica, cakalang fufu atau cakalang asap, mi cakalang, dsb.

Beberapa hari lalu, ibu saya terima paket dari seorang teman dari Makassar. Kemasan paket seperti bantal, awalnya dikira apa, usai dibuka ternyata produk olahan ikan cakalang. Ikan cakalang asap rica, namanya. Terkesan dengan tampilan produknya, plus rupa cabai olahan dan ikan cakalang asap yang meresap, bikin ngiler ingin langsung dilahap.


Suatu kali, saya cicipi lah olahan ikan ini. Dari segi tampilan, daging ikan full disuwir. Sebenarnya bisa dinamakan cakalang asap suwir sih. Rupa cabai olahan ‘super’ merah betul-betul mewarnai daging ikan yang sebelumnya putih. Kelihatannya bakal pedas sekali. Tenang, ini cabai asli tanpa bahan pengawet kok.

Betul ternyata dugaan saya, rasa ikan cakalang asap rica ini betul-betul pedas. Campuran cabai serta bumbu, membuat rasa gurih yang menyatu dan terasa segar. Untuk yang tidak biasa, cukup campurkan dengan pasangan lauk lain seperti sayur atau lauk berkuah untuk mengurangi rasa pedas.

Walau pun terlihat seperti cabai pelengkap lauk pada umumnya, tapi sebenarnya ini ikan yang dicampur cabai. Buat yang tidak teliti, mungkin lupa kalau dia makan nasi pakai cabai. Ketika sampai di lidah, ternyata ada cita rasa ikan.

Ikan, ikan, ikan.

Ikan cakalang asap rica ini diproduksi home made, dengan merk “a la dhede” ber-tagline “spesialis rica-rica”. Dengar-dengar dari ibu saya, produk ini dimasak langsung oleh owner-nya. Sehingga cita rasa tetap terjaga. Tentunya, Anda bisa memesan produk ikan cakalang asap spesialis rica-rica yang tertera di bungkus produk. Silakan amati fotonya ya hehe.

Secara keseluruhan, produk olahan ikan cakalang asap rica home made ini praktis, karena langsung dikonsumsi. Mungkin cocok bagi anak kos yang kesulitan makan ikan atau yang tak sempat masak. Produk ini tahan kira-kira sampai 1 minggu, asal tetap dimasukkan ke kulkas demi menjaga rasa dan tekstur ikan.

Selamat mencoba! Salam dari kuliner timur Nusantara.

Cakalang Asap Rica a la dhede, spesialis rica-rica
Home made, Makassar
Telp: 0813-3890-0615 Whatsapp: 0822-9105-5555

Sumber:
Bobo : Inilah Perbedaan Ikan Tuna, Tongkol, dan Cakalang http://bobo.grid.id/read/08678449/inilah-perbedaan-ikan-tuna-tongkol-dan-cakalang?page=2 
ResepKoki : Perbedaan Mendasar Ikan Tongkol, Cakalang, dan Tuna https://resepkoki.id/2017/05/19/perbedaan-mendasar-ikan-tongkol-cakalang-dan-tuna/amp/

Komentar

  1. Omg mbaaaa, aku suka banget iniiii. Sambal roa, cakalang, itu favoriiiit. Ini tp jualnya pengiriman dr makasar yaaa?? Dulu pernah beli sambal cakalang, tp pengiriman dr jkt, dan itu bikin aku mkn nasi ama itu sambel thok 2 hr berturut2 hahahaha. Saking enaknyaaa.. Tp jd pgn coba yg ini juga ihhh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Serius mbak? Omg so lucky! Kalo gitu langsung pesan ke nomor yang tertera aja ya. Saya aja yang sekali nyoba langsung nagih banget :)

      Hapus
  2. wah. harganya nggak tau ya? kalo sekilas seperti olahan ikan sarden yang gampang ditemui di warung-warung dalam kemasan kaleng. sebagai negeri maritim semestinya banyak produk beginian, dan saya juga doyan ikan cuma yang segeran

    BalasHapus
  3. Waduh, kalo harga sih masih dibilang terjangkau ya pak hehehe. Ikan sarden kalengan juga kekayaan hasil olahan ikan di negeri maritim. Tapi jangan sering-sering juga :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Sering Dikunjungi

Mulai Aja Dulu di BandLab

Insekuritas dalam Berkarya

Terowongan Kendal Sudah Berubah, Yuk Naik MRT!

Eksperimen di Adobe Spark

Nadia K. Putri

Mari Berkawan